Untitled Document
16 Bisnis Sampingan yang Menjanjikan Untuk Maha Siswa 2018
Peluang Usaha Mahasiswa Ini Biasa Dijadikan Sebagai Bisnis Yang Bener-bener Di D..
Untitled Document
Untitled Document
Untitled Document


Loading...
nikmat dalam proses
Tutor by: ardians dibaca:6025 kali, Posted on 2012-03-10 09:34:59

Kalau hanya meratapi kesulitan, itu gak akan membuat kita menjadi lebih baik kan? Setiap hari hanya di penuhi dengan begitu banyak keluhan. Padahal kenikmatan itu hadir saat kita bisa mengingatnya saat berada pada titik kesenangan. Kesulitan hidup itu terkadang ujian yang harus dan mesti kita hadapi saat kita menuntut untuk berada pada level yang lebih tinggi. Seperti kita disaat duduk di bangku pendidikan, gak mungkin kan seorang siswa kelas 2 bakalan langsung bisa naik ke kelas 3 atau malah langsung kepengen lulus. Yah gak atis donk…. Bakalan banyak yang protes. Kalau mau seperti itu tentu harus ada pertimbangan di bidang prestasi, mestinya punya gebrakan baru yang bakalan di gunain buat ngeyakinin kalu kita bener-bener sudah mampu untuk duduk di kelas 3. Kesulitan yang sudah kita jalanin bakalan jadi memori yang sangat dahsyat saat kita berada di kelas 3 nantinya. Nah udah kan, sekarang kita tau kalau kesulitan itu bukan merupakan hal terburuk dalam hidup. Meskipun untuk menikmatinya kita gak bisa selalu konsisten dan normal. Itu merupakan hal wajar, kan sudah sama-sama kita tau kawan. Bukan manusia namanya jika tidak punya sifat lupa. So saling ngingetin ke sesama pejuang yang lagi menikmati betapa kesulitan hidup itu adalah awal yang wajar.

 

 

Kita bisa bertambah hebat dengan bagaimana metode dan cara kita menyikapi setiap peristiwa yang kita alami. Betapa nikmatnya orang-orang yang saat ini menikmati keberhasilan dengan mengingat bagaimana proses awal, saat-saat susah dalam kerelaan hati ketika raga ini tidak mengeluh hanya karena kita tidak lebih beruntung dari orang itu. Dan akhirnya sikap hidup yang lebih positif menjadi kebiasaan yang lebih nikmat di banding hanya dengan terus selalu mengeluh. Karena perjuangan masa lalu itu ternyata begitu indah.

 

“Teruslah melangkah dan bergerak mencari jalan, daripada bepasrah di tengah jalan dan mati dengan penasaran dan penyesalan” *menjelang waktu ashar.




Komentar (0)

Nama : Email : Blog/Web :

:D :P ;;> ;) :) :O :: =s :g :-? :@ :-)) :-bd I-) B-) ):b :-/ :o: :x =D> :-)/\:-) =)) @_@ o|^_^|o